Daftar Blog Saya

Jumat, 24 Februari 2012

polteng

Fenomena Polisi ganteng, sekarang disetiap infotainment marak membicarakan Bripda Syaiful Bachri sang Polisi ganteng, apakah ini secara kebetulan atau disengaja oleh pihak kepolisian untuk melakukan pencitraan terhadap kepolisian, i du now lahh yaa, emang kepikiran .. ??  ya udah, ini dia foto polteng yang menghebohkan jagat maya dan infotainment itu.  Jegeerrrrrrrrrrrrr... !!!!
tulteng

ufsss salah ........yang bawah yg ini yg benar..........................................................

Minggu, 26 Juni 2011

Internet Tercepat

Anak perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) yang bergerak di bisnis internasional, PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (TH), menandatangani perjanjian kerja sama untuk bergabung dalam Konsorsium Pembangunan Kabel Laut South East Asia-Japan Cable (SJC) System. Penandatanganan itu dilakukan pada 18 Januari 2010 di Honolulu-Hawaii, Amerika Serikat (AS).
Sistem kabel laut SJC akan menghubungkan Singapura, Hong Kong, Jepang, dan negara-negara Asia lainnya, termasuk Indonesia. Dalam hal jni, Telkom akan memiliki kapasitas jangkauan (bandwidth) terbesar dari kabel laut yang ada dengan total kapasitas 17 tbps {terabyte per second) serta dapat ditingkatkan hingga 23 tbps.
Selain TH, beberapa operator dunia turut bergabung dalam Konsorsium SJC, di antaranya Reliance Globalcom (melalui FLAG Pacific Limited Bermuda), Globe Telecom (Filipina), Google SJC Bermuda Ltd, KDDI (Japan), Network £2i (India), Singapore Telecommunications Ltd, dan Telemedia Pacific Inc Ltd (Hong Kong/Indonesia).
"Keikutsertaan TH dalam Konsorsium SJC merupakan langkah strategis, khususnya, untuk memperkuat jaringan infrastruktur internasional yang telah ada," kata Presiden Direktur TH Mulia P Tambunan dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, kemarin (17/1).
Selain untuk mendukung bisnis Telkom Group, infrastruktur skala internasional ini juga untuk memenuhi kebutuhan cakupan/jangkauan jaringan. Apalagi cakupan jaringan terus meningkat,terutama untuk mendukung aplikasi layanan broadband, seperti internet, video, data, dan layanan multimedia lainnya. Selain itu juga bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan telekomunikasi lainnya.
Berdasarkan perkiraan Mulia P Tambunan, pertumbuhan kebutuhan kapasitas jangkauan internasional dari Telkom Group pada akhir 2014 mencapai setidaknya 10 kali lipat dari kebutuhan saat ini. Sementara SJC akan selesai dan siap beroperasi di triwulan pertama tahun 2012.
Rancang bangun SJC yang inovatif akan memberikan tambahan kapasitas bandwidth internasional TH untuk mencapai 960 gbps [gigabyte per second] dibanding kapasitas yang telah dimilikinya saat ini. Namun, tentunya dengan kualitas yang sangat baik, tingkat hubungan yang lebih cepat, dan keragaman sistem yang andal.Sementara itu, Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia mengatakan, investasi TH melalui Konsorsium SJC merupakan wujud dari implementasi visi TH. Salah satunya untuk menjadi pemain penting dalam industri komunikasi dan informasi di kawasan Asia. Dalam hal ini, Telkom berupaya menghadirkan atau menampilkan dunia kepada pelanggan Telkom Group dengan teknologi terbaik yang ada saat ini.
"Investasi yang berkelanjutan dalam mengembangkan jaringan skala internasional merupakan bukti dan komitmen Telkom Group untuk memberikan layanan yang terbaik kepada pelanggan. Selain itu juga tercepat dan andal dengan harga yang terjangkau," kata Eddy Kurnia.

Selasa, 12 April 2011

2 Presiden RI Terlupakan

Mungkin masih banyak dari pembaca yang beranggapan bahwa Indonesia hingga saat ini baru dipimpin oleh enam presiden, yaitu Soekarno, Soeharto, B.J. Habibie, K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Megawati Soekarnoputri, dan kini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun hal itu ternyata keliru.Indonesia , menurut catatan sejarah, hingga saat ini sebenarnya sudah dipimpin oleh delapan presiden. Lho, kok bisa? Lalu siapa dua orang lagiyang pernah memimpin Indonesia?

Dua tokoh yang terlewat itu adalah Sjafruddin Prawiranegara dan Mr. Assaat. Keduanya tidak disebut, bisa karena alpa, tetapi mungkin juga disengaja. Sjafruddin Prawiranegara adalah Pemimpin Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) ketika Presiden Soekarno dan Moh. Hatta ditangkap Belanda pada awal agresi militer kedua, sedangkan Mr. Assaat adalah Presiden RI saat republik ini menjadi bagian dari Republik Indonesia Serikat (1949).

Pada tanggal 19 Desember 1948, saat Belanda melakukan agresi militer II dengan menyerang dan menguasai ibu kota RI saat itu di Yogyakarta, mereka berhasil menangkap dan menahan Presiden Soekarno, Moh. Hatta, serta para pemimpinIndonesia lainnya untuk kemudian diasingkan ke Pulau Bangka. Kabar penangkapan terhadap Soekarno dan para pemimpin Indonesia itu terdengar oleh Sjafrudin Prawiranegara yang saat itu menjabat sebagai Menteri Kemakmuran dan sedang berada di Bukittinggi, Sumatra Barat.


Mr. Sjafruddin Prawiranegara
Untuk mengisi kekosongan kekuasaan, Sjafrudin mengusulkan dibentuknya pemerintahan darurat untuk meneruskan pemerintah RI. Padahal, saat itu Soekarno - Hatta mengirimkan telegram berbunyi, "Kami, PresidenRepublik Indonesia memberitakan bahwa pada hari Minggu tanggal 19 Desember 1948 djam 6 pagi Belanda telah mulai serangannja atas Ibu Kota Jogjakarta. Djika dalam keadaan pemerintah tidak dapat mendjalankan kewajibannja lagi, kami menguasakan kepada Mr. Sjafruddin Prawiranegara, Menteri Kemakmuran RI untuk membentuk Pemerintahan Darurat di Sumatra".



Namun saat itu telegram tersebut tidak sampai ke Bukittinggi. Meski demikian, ternyata pada saat bersamaan Sjafruddin Prawiranegara telah mengambil inisiatifyang senada. Dalam rapat di sebuah rumah dekat Ngarai Sianok Bukittinggi, 19 Desember 1948, ia mengusulkan pembentukan suatu pemerintah darurat (emergency government). Gubernur Sumatra Mr. T.M. Hasan menyetujui usul itu "demi menyelamatkan NegaraRepublik Indonesia yang berada dalam bahaya, artinya kekosongan kepala pemerintahan, yang menjadi syarat internasional untuk diakui sebagai negara".

Pada 22 Desember 1948, di Halaban, sekitar 15 km dari Payakumbuh, PDRI "diproklamasikan" . Sjafruddin duduk sebagai ketua/presiden merangkap Menteri Pertahanan, Penerangan, dan Luar Negeri, ad. interim. Kabinatenya dibantu Mr. T.M. Hasan, Mr. S.M. Rasjid, Mr. Lukman Hakim, Ir. Mananti Sitompul, Ir. Indracahya, dan Marjono Danubroto. Adapun Jenderal Sudirman tetap sebagai Panglima Besar Angkatan Perang.

Sjafruddin menyerahkan kembali mandatnya kepada Presiden Soekarno pada tanggal 13 Juli 1949 di Yogyakarta. Dengan demikian, berakhirlah riwayat PDRIyang selama kurang lebih delapan bulan melanjutkan eksistensi Republik Indonesia.
Mr. Assaat
Dalam perjanjian Konferensi Meja Bundar (KMB) yang ditandatangani di Belanda, 27 Desember 1949 diputuskan bahwa Belanda menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat (RIS). RIS terdiri dari 16 negara bagian, salah satunya adalah Republik Indonesia. Negara bagian lainnya seperti Negara Pasundan, Negara Indonesia Timur, dan lain-lain.
Karena Soekarno dan Moh. Hatta telah ditetapkan menjadi Presiden dan Perdana Menteri RIS, maka berarti terjadi kekosongan pimpinan padaRepublik Indonesia.

Assaat adalah Pemangku Sementara Jabatan Presiden RI. Peran Assaat sangat penting. Kalau tidak ada RI saat itu, berarti ada kekosongan dalam sejarahIndonesia bahwa RI pernah menghilang dan kemudian muncul lagi. Namun, dengan mengakui keberadaan RI dalam RIS yang hanya beberapa bulan, tampak bahwa sejarah Republik Indonesia sejak tahun 1945 tidak pernah terputus sampai kini. Kita ketahui bahwa kemudian RIS melebur menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia tanggal 15 Agustus 1950. Itu berarti, Assaat pernah memangku jabatan Presiden RI sekitar sembilan bulan.
Dengan demikian, SBY adalah presiden RI yang ke-8. Urutan Presiden RI adalah sebagai berikut: Soekarno (diselingi oleh Sjafruddin Prawiranegara dan Assaat), Soeharto, B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, dan Susilo Bambang Yudhoyono.

Rabu, 23 Maret 2011

Kehidupan Akhirat

Oleh Imam Nur Suharno

Kehidupan di dunia ini sebenarnya adalah kehidupan menuju akhirat. Ia adalah jembatan yang mesti dilalui oleh setiap manusia sebelum menempuh alam akhirat. Bahasa sederhananya, kehidupan dunia adalah medan persediaan dan persiapan untuk menuju kehidupan akhirat yang kekal sepanjang zaman. Ar-Raghib mengatakan, "Kekal adalah terbebasnya sesuatu dari segala macam kerusakan dan tetap dalam keadaan semula."

Kehidupan dunia ini merupakan jembatan penyeberangan, bukan tujuan akhir dari sebuah kehidupan, melainkan sebagai sarana menuju kehidupan yang sebenarnya, yaitu kehidupan akhirat. Karena itu, Alquran menamainya dengan beberapa istilah yang menunjukkan hakikat kehidupan yang sebenarnya.

Pertama, al-hayawan (kehidupan yang sebenarnya).  
"Tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan kalau mereka mengetahui." (QS al-Ankabut [29]: 64).

Kedua, dar al-qarar (tempat yang kekal).
"Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara), dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal." (QS Ghafir [40]: 39).

Ketiga, dar al-jaza' (tempat pembalasan).
"Di hari itu, Allah akan memberi mereka balasan yang setimpal menurut semestinya, dan tahulah mereka bahwa Allahlah yang benar lagi yang menjelaskan (segala sesuatu menurut hakikat yang sebenarnya)." (QS an-Nur [24]: 25).

Keempat, dar al-muttaqin (tempat yang terbaik bagi orang yang bertakwa).
"Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: 'Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?' Mereka menjawab: '(Allah telah menurunkan) kebaikan.' Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik, dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa." (QS an-Nahl [16]: 30).

Dengan demikian, setelah manusia mengetahui akan hakikat kehidupan yang sebenarnya, mereka akan memberikan perhatian yang lebih besar pada kehidupan akhirat yang kekal daripada kehidupan dunia yang fana ini. Sebab,
"Sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang." (QS ad-Dhuha [93]: 4).

Oleh karena itu,
"Sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu. Mereka mengatakan: 'Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.' Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada istri-istri yang suci, dan mereka kekal di dalamnya." (QS al-Baqarah [2]: 25). Wallahu a'lam.

Selasa, 22 Maret 2011

Tsunami Jepang, Lafadz Allah

“Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu” (Q.S. An Nuur 24:35).

Saat ini sedang ramai dibicarakan tentang penemuan Lafadz Allah pada peristiwa Tsunami di Jepang kemaren melalui Video Streaming yang disiarkan oleh Televisi NHK – Jepang. Berikut gambarnya yang diambil dari tayang Video Streaming tersebut.


Dan ini adalah Foto diatas yang telah diperjelas atau di beri garis bantu oleh penemu Lafadz tersebut.

Garis tersebut membentuk huruf arab yang bila dibaca akan menjadi “Bismillah”, yang artinya “Dengan menyebut ashma Allah”
Perlu dijelaskan disini Lafadz Allah itu terbentuk dengan sendirinya dimana mobil-mobil yang akan di export melalui Kapal Laut itu hanyut terbawa Tsunami disebuah tanah lapang didekat Pelabuhan Tokyo dan Video Streaming ini diambil oleh Kru NHK-Jepang melalui Helikopter ketika memantau Kondisi Jepang terakhir paskah Gempa dan Tsunami. Tentunya Kru dari NHK tidak paham akan penemuan ini dan hanya Orang-orang Islam yang percaya saja atas pesan Ilahi ini.
Allahu ‘Alam Bishawab.
Sekali lagi Fenomena ini adalah hanya untuk orang yang mempercahyaiNYA dan tidak ada maksud dan tendensi apapun dalam menyikapi Musibah yang terjadi di Jepang tersebut. Kita tidak berhak untuk berprasangka dan hanya milik Allah sajalah Prasangka tentang Bencana Tsunami ini. sebaliknya bagi orang yang percaya jadikanlah ini sebagai hikmah untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Subhana Huwata ‘Ala.

http://www.youtube.com/watch?v=oZr0GMnwER8 

Sabtu, 12 Maret 2011

Korban Tewas Lebih dari 1.000 Orang

TOKYO, KOMPAS.com — Jumlah korban tewas akibat gempa dan tsunami di Jepang tercatat setidaknya sudah mencapai 613 orang, sementara orang hilang lebih dari 700 orang. Pemerintah Jepang memperkirakan total korban meninggal dunia masih akan terus bertambah.

”Diyakini lebih dari 1.000 orang meninggal dunia,” kata Yukio Edano, Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Sabtu (12/3/2011). Jumlah korban seluruhnya memang masih belum dapat dipastikan sampai evakuasi seluruh korban selesai dilakukan. Masih banyak orang yang tertimbun di reruntuhan bangunan dan terseret arus tsunami.

Pagi tadi, Kepolisian Jepang mencatat 413 orang tewas, 784 hilang, dan 1.128 luka-luka. Sementara itu, kantor kepolisian di Sendai, salah satu wilayah yang terkena dampak paling parah, melaporkan sekitar 200 hingga 300 korban tewas ditemukan di sepanjang pantai.

Gempa 8,9 skala Richter (SR) yang mengguncang Jepang, Jumat (11/3/2011) siang, memang tercatat sebagai gempa terbesar dalam sejarah Jepang. Kementerian Pertahanan menyatakan tsunami yang dipicu gempa tersebut mengempas 1.800 rumah di Minami Soma, Perfektur Fukushima dan 1.200 rumah di Sendai. Di Ofunato ada sekitar 300 rumah yang diterjang tsunami. Ribuan rumah di sepanjang garis pantai timur Jepang di wilayah lain juga rusak.

Miyabi Diguncang Gempa

Gempa dan Tsunami di Jepang Miyabi: Saya Baik-baik Saja Sabtu, 12 Maret 2011 | 14:00 WIB TWITTER


TOKYO, KOMPAS.com - Banyak penggemar Maria Ozawa alias Miyabi yang menanyakan nasib bintang film asal Jepang itu pascagempa dan tsunami di Jepang, Jumat (11/3/2011). Lewat akun Twitter, Miyabi, pun memastikan kalau kondisinya baik-baik saja.

"Setelah gempa bumi, saya baik-baik saja di kamp bersama semua anggota tim," tulis Miyabi dalam huruf Kanji. Tidak ada informasi apakah akun Twitter tersebut ditulis langsung oleh Miyabi atau tim manajemennya. Ia juga tak memberitahukan di mana posisinya sekarang.

Namun, di akun Twitter itulah, biasanya Miyabi berinteraksi dengan penggemarnya. Dalam tulisan terakhirnya, disertakan pula tautan ke blog hariannya yang menampilkan gambar sebuah tong yang terbakar. Tidak jelas apa maksud ditampilkannya gambar api tersebut.

Dilihat dari situs blognya itu, Miyabi termasuk rajin menulis pengalamannya sehari-hari. Hampir setiap hari ia menulis kegiatannya. Namun, kebiasaannya menulis di blog sempat terhenti sejak perayaan Valentine.

Miyabi termasuk artis yang sangat dikenal di Indonesia buat para penggemar film porno. Ia semakin dikenal saat membintangi dua film di Indonesia. Bahkan, keterlibatannya dalam industri film Indonesia sempat diprotes.

Produser Maxima Pictures, Ody Mulya yang telah dua kali bekerja dalam pembuatan film Miyabi di Indonesia mengaku sangat khawatir akan kondisi bintang film porno tersebut. Ia mengaku kehilangan kontak dengan Miyabi sejak gempa mengguncang Jepang.

Senin, 03 Januari 2011

DANAU DENDAM TAK SUDAH

Kisah Cinta Asmara Seorang Gadis yang Patah Hati


Alkisah pada jaman dahulu kala disebuah desa, didaerah dusun besar Bengkulu hiduplah seorang gadis yang cantik jelita, mungkin sedikit miriplah sama Luna Maya, namanya Esi Marliani.

Dia menjalin kasih dengan seorang pria yang tampan nan gagah perkasa, kalo cowok yg satu ini nggak mirip Ariel Peterpan loh, tapi kita anggap aja mirip sama pemeran Samson dalam film Samson and Delilah, namanya Buyung, untuk lebih lengkap namanya Susisnyo "Buyung" Yudoyhono, nama ini tidak ada hubungannya dengan lagu Susis yang dinyanyikan Sule atau burungnya Yudhoyono, apalagi sama Hamdi Haryono ya, singkat kata mereka memadu kasih begitu romantisnya, mereka sering bernyanyi sambil menari dibawah pohon cempedak, kadang tidak terasa kepala mereka sampai terantuk buah cempedak yang hampir matang loh, tapi hal itu tidaklah mereka perdulikan, mereka tetap saja asyik berkejaran mengelilingi pohon cempedak dan kadang mereka memanjat pohon kelapa muda atau berguling-gulingan direrumputan, merekapun tanpa malu-malu berayun-ayun diantara akar-akar pohon beringin seperti di film Tarzan and Jane.

“Aaaa. . .uuuoo . .uooooo . uooooooo.” Tiba-tiba "Gedebug . . !!" mungkin mereka terjatuh ya, atau mungkin mereka berayun terlalu semangat dan lose control sehingga menabrak buah cempedak, amboy, alangkah Mesranya cik, ...

Begitulah kisah indah cinta mereka, sampai-sampai rusa, tupai, biawak bahkan kambingpun iri melihat kemesraan mereka berdua, sungguh dunia serasa milik mereka saja, bagi mereka penghuni dunia yang lain hanyalah ngontrak bulanan saja, kadang bayar kadang nggak, bahkan sebagian bagi mereka, penghuni yang lainnya ada yang masih nyicil lewat VIP leasing juga, bukan leasing FIF yah, emang motor ? tapi sayang cinta mereka tak direstui oleh orang tua sang pemuda karena sang pemuda sudah dijodohkan dengan gadis dari desa tetangga anak gadis pak Lurah, si Upik Leha yang memiliki kecantikan layaknya bintang sinetron Nabila Sakieb.
betapa kecewanya hati si gadis Esi karena ternyata si Buyung ini juga mencintai anak gadis pak Lurah dari desa tetangga itu. Maklumlah pak Lurah ini sangat disegani dan dihormati didesanya karena beliau ini dulunya salah satu jebolan terbaik STPDN loh, kumis pak Lurah ini saja meruncing bak tanduk banteng, kalau berjalan prok, prok, prok ... dst.

Pada waktu musim kawin, biasanya menjelang lebaran Haji si Buyung dan anak gadis pak Lurah dari desa tetangga itu melangsungkan pernikahannya dengan sangat meriah, tak lupa Esi Marliani diundang dipesta itu, namun ia lebih memilih untuk tidak hadir dan mengurung diri dikamarnya, sambil memegang undangan biru yang diterimanya, dia memandangi cover undangan yang terdapat foto prawedding kedua mempelai dengan pose yang sangat romantis dan semakin membuat hatinya terluka saja.
Pada hari pesta pernikahan itu, kedua mempelai diarak berkeliling desa menaiki kereta kencana yang ditarik oleh dua ekor sapi (lambat sekali yah ?), kereta itu sudah dihiasi sedemikian rupa indahnya. Sementara, kasihan sekali si Esi dia mengurung diri didalam kamarnya,sambil memegang undangan dan mendengarkan lagu Tenda Biru by: Dessy Ratnasari, begitu terluka rasa hatinya diapun menangis tiadalah hentinya “Wooaaa...woaaa..waaaaaa, hiks..hiks..woaaaaaa alangkah pedih raso hati ambo ko yaow...” Tangisnya. Burung, kucing dan bebek angsapun turut menangis karenanya dia begitu dendam dengan si Buyung. Diapun berteriak sangatlah kencangnya, "Sungguh tega nian kauuuu yoo, Susisnyo Buyung Yudhoyono, pokoknyo ambo kini, DENDAM TAK SUDAH kek kauu tuuu, nianlahh . . . tengok kauu yoo ?!!" jeritnya dengan logat Bengkulu asli, maklum bokapnya asli orang pasar pantai, tepatnya daerah Malabero sementara nyokapnya peranakan Pagaralam dan suku Lembak, jeritannya ini sangatlah kuatnya hingga terdengar radius 5-6 km dan tentu saja terdengar kesetiap penjuru pelosok desa.

Ketika kedua mempelai diarak melewati kampungnya terjadilah keanehan yang diluar akal sehat manusia dan betul-betul nggak logika banget, linangan air mata Esi begitu derasnya hingga perlahan membanjiri kampungnya dan menenggelamkan iring-iringan arakan mempelai yang sudah dihiasi dengan beragam bunga warna-warni, sehingga semua penghuni kampung dan arak-arakan mempelai tenggelam oleh linangan air mata Esi yang akhirnya menjadilah sebuah danau. Tapi, uffss, sebentar . . , pembaca yang budiman…, ternyata tak jauh dari lokasi kejadian ada seorang Wartawan salah satu media massa terkemuka didesa itu berinisial WD yang selamat, karena dia berhasil memanjat pohon durian yang sangat tinggi, sang Wartawanpun sempat meliput kejadian itu dan meresume sumpah sigadis Esi Marliani dan mempublikasikannya melalui "Harian Ngayat Bengkulu" hingga kemudian tereksposelah kejadian tersebut hingga seantero Bengkulu, maka sesuai dengan kronologis yang diceritakan sang Wartawan bahwa danau itu berasal dari derai air mata sang kekasih yang patah hati ditinggal kawin oleh pujaan hatinya, ingat itu.



Linangan air mata Esi tersebut telah menjadi sebuah danau yang akhirnya diberi nama "DANAU DENDAM TAK SUDAH" Esipun ikut tenggelam oleh derai linangan air matanya. Saat ini danau tersebut menjadi danau yang sangat indah dan merupakan salah satu objek wisata flora, karena disana terdapat beragam bunga yang salah satunya puspa langka dan hanya tumbuh didaerah itu, yaitu anggrek pensil Vanda Hookeriana (mungkin bunga itu berasal dari bunga yang dipakai untuk menghias kereta kencana sang pengantin tadi, ya?) kita juga dapat menikmati keindahan danau sambil makan jagung bakar atau menikmati segarnya es kelapa muda dipinggiran danau.

Alkisah kedua mempelai kemudian berubah jadi sepasang ular tikar. mereka terkadang menampakkan diri dari kejauhan danau, sementara Esipun berdiri diatas kedua ular tikar tersebut, kakinya yang kiri menginjak ular yang cewek kaki yang kanan menginjak ular yang cowok persis seperti para bule yang sedang berselancar di film Baywatch. Ternyata Esi ini benar-benar dendam kesumat sama kedua mempelai sampai-sampai hingga akhir cerita ini saja dia masih menginjak-injak kedua mempelai, semoga dendam Esi berakhir sudah dan danaupun segera berganti nama menjadi Danau Idak Lagi Dendam.

Begitulah kisah dongeng yang sebenarnya dan tentu saja tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya kisah tentang "Danau Dendam Tak Sudah" versi saya.
Nah, Apakah anda adalah salah seorang yang ingin melihat keindahan puspa langka anggrek pensil Vanda Hookeriana atau anda penasaran ingin melihat Esi yang sedang berselancar dengan sepasang ular tikarnya? Silahkan ketik REG VISIT TO BENGKULU kirimkan uang sebanyak-banyaknya kerekening saya.
Hehehe ….

By: Hamdi Haryono, mendongeng suka-suka.